logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

Usung Kerudung Anti Keringat, Keranting.id Berhasil Dapat Hibah KBMI

Produk kerudung anti keringat mengantarkan tiga mahasiswa Untag Surabaya lolos pendanaan Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2021. Ketiganya adalah Yurie Salsabila Annoralia, Anissa Khafi dan Novia Herawati yang tergabung dalam tim bernama Keranting.id. “Alhamdulillah, kebetulan kami 1 tim bertiga itu jebolan (beasiswa) OSC semua, jadi tentunya ada rasa bangga bisa memberikan suatu prestasi kepada kampus sebagai bentuk terima kasih kami,” tutur Yurie, ketua tim Keranting.id saat diwawancara melalui telepon, Rabu (02/06).

Keranting.id merupakan hijab store yang memiliki target pasar para remaja wanita dan milenial. Pilihan produk yang ditawarkan juga cukup beragam dengan harga yang relatif terjangkau. Salah satu produk khas yang dimiliki ialah produk kerudung anti keringat. Dijelaskan oleh Yurie, ide awal produk Keranting.id ini melihat kebutuhan pasar khususnya wanita yang beraktivitas di luar ruangan dan merasa kurang nyaman bila ada noda keringat yang menempel pada kerudung. “Untuk itu kami menawarkan adanya kerudung ini dengan bahan yang nyaman bisa menjadi solusi untuk permasalahan tersebut,” jelas Yurie. Berbeda dengan kerudung anti air dengan konsep waterproof, kerudung anti keringat milik Keranting.id tidak meninggalkan noda keringat yang mengganggu di kerudung pemakai. “Keringat tetap terserap tapi tidak meninggalkan bekas,” imbuhnya.

Selain kerudung anti keringat, Keranting.id juga memiliki produk kerudung dan pashmina dengan berbagai bahan yang nyaman dipakai misalnya bahan diamond, baby doll dan plisket. Ditiap bulannya, hijab store yang berdiri sejak Agustus 2020 ini menjual sekitar 1 kodi dengan pelanggan yang berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo hingga Sulawesi. Sementara untuk proses produksi, Keranting.id menggandeng UMKM. “Untuk kerudung kami produksi sendiri dan bekerjasama dengan UKM jahit, spesifiknya di daerah Ngingas dan Siwalankerto Surabaya,” tutur mahasiswi Prodi Teknik Arsitektur itu.

Berhasil memperoleh dana hibah KBMI sebesar tujuh belas juta rupiah, tim Keranting.id berencana melakukan pengembangan dengan memperbanyak variasi produk dan memaksimalkan promosi baik offline seperti bazaar dan pameran serta online melalui media sosial. Selain itu, tim Keranting.id ingin meningkatkan kerjasama dengan UMKM bidang jahit dan packaging. Tujuannya untuk memberikan lapangan kerja bagi masyarakat. Disampaikan oleh Yurie, “mengambil filosofi “ranting” sebagai bagian dari pohon yang memiliki sifat bercabang dan menyebar, hal tersebut merupakan harapan kami kedepannya untuk memperluas jaringan usaha kami yang tentunya memiliki dampak baik bagi orang lain”. (ua)



PDF WORD PPT TXT