logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Untag Surabaya Undang 35 Rektor PT Bumikan Nilai Pancasila di Ranah Perguruan Tinggi

Mengawali tahun 2022, Untag Surabaya menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Perkumpulan Perguruan Tinggi Nasionalis Indonesia (Pertinasia). Kegiatan yang didasari membumikan Pancasila di ranah Perguruan Tinggi hingga tertanam rasa nasionalisme pada sivitas akademika. Selasa, (11/1) lalu terlaksana secara hybrid dengan mengundang Rektor Perguruan Tinggi di Jawa Timur. Rapat koordinasi dihadiri oleh 22 Pimpinan Perguruan Tinggi yang sudah maupun belum tergabung dalam Pertinasia. Bertempat di Gedung Prof. H. Roeslan Abdulgani lt.2 Untag Surabaya, kegiatan dibuka oleh sambutan singkat dari Pengurus Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti., SH., MM.

Subekti mengingatkan kepada seluruh pimpinan Perguruan Tinggi pada masing-masing Universitas yang hadir mengenai pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan fungsi sebagai pimpinan Perguruan Tinggi. Rasa nasionalisme, lanjut Subekti, menjadi salah satu cara guna membentuk karakter bangsa sesuai dengan Undang-Undang Dasar RI. “Rasa cinta tanah air akan berkobar kembali di Bumi Nusantara melalui pemikiran Bapak/Ibu yang hadir dalam pertemuan kali ini,” tegas Subekti.

Ketua Pertinasia yang juga merupakan Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., menjelaskan lebih detail terkait latar belakang berdirinya Pertinasia. Dijelaskan Guru Besar bidang Akuntansi ini, hadirnya Pertinasia berawal dari keprihatinan terhadap pengembangan Pancasila di ranah Pendidikan, khususnya Pendidikan Tinggi. Terbentuknya Pertinasia merupakan hasil pertemuan pimpinan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) se-Indonesia pada 2018 lalu. Selanjutnya berkembang dan terbuka sebagai wadah himpunan Perguruan Tinggi dengan visi yang sama, yakni membumikan nilai-nilai Pancasila.

“Pertinasia bertujuan untuk membumikan Pancasila di ranah Perguruan Tinggi, juga sebagai perpanjangan BPIP dalam membumikan nilai Pancasila melalui ranah Pendidikan Tinggi,” terang Prof. Nugroho. Selain itu, anggota yang tergabung juga diharapkan mampu merawat nilai kebhinekaan di tengah dinamika masyarakat global. Pertinasia menilai bahwa Keppres 24/2016 harus ditindaklanjuti dalam ranah pendidikan, baik pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pertinasia juga sepakat terhadap pembentukan matakuliah penciri yang berorientasi pada penguatan wawasan kebangsaan.

Sebagai besar peserta yang hadir memberikan respon positif dan bersedia untuk bergabung dalam keanggotaan Pertinasia. Dengan penambahan anggota baru, Wakil Ketua Pertinasia, Drs. Andang Subaharianto, M.Hum., berharap mampu memperluas jaringan kewilayahan Perguruan Tinggi Nasionalis. Selain itu dalam waktu dekat, Pertinasia berencana mengadakan kegiatan simposium nasional dan melangsungkan kerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (ua/rz/kr)



PDF WORD PPT TXT