logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

FEB Untag Surabaya Gandeng STIE YKPN Yogyakarta

Dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya terus memperluas jaringan kerjasama. Salah satunya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untag Surabaya yang kembali menambah mitra. Kamis, (20/1) menerima kunjungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) Yogyakarta dalam rangka penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pertemuan berlangsung secara luring di Ruang Q210 Gedung Graha Prof. Roeslan Abdulgani.

Dekan FEB Untag Surabaya - Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA hadir menerima kunjungan tersebut mengaku senang bisa dikunjungi oleh tim dari STIE YKPN Yogyakarta. “Suatu kehormatan bagi kami atas kunjungan Bapak dan Ibu, terlebih kita akan menandatangani MoA dan mengimplementasikan bersama,” katanya. Menurut Slamet, MoA tersebut merupakan wujud nyata relasi yang telah lama dijalin. “Kita sudah lama bermitra. Kalau ke Jogja, (STIE) YKPN Yogyakarta ini yang jadi referensi kami karena (memiliki karya tulis) lengkap,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STIE YKPN Yogyakarta - Dr. Wisnu Prajogo, MBA berterima kasih atas kunjungan hangat yang diberikan dan bisa menindaklanjuti kerjasama. “Senang sekali bisa hadir disini dan kami tak sabar untuk bisa berkolaborasi dengan fakultas maupun program studi di FEB (Untag Surabaya),” ucapnya. Dia menyebutkan, kerjasama menjadi penting di masa sekarang. “Apalagi ada MBKM, sehingga nanti kita bisa mengimplementasikan di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara kedua perguruan tinggi,” imbuh Wisnu.

Kerjasama yang dijalin oleh STIE YKPN Yogyakarta direncanakan untuk tak berhenti di tingkat fakultas, namun juga ke tingkat universitas. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Dalam Negeri Badan Kerjasama Untag Surabaya - Laily Endah Fatmawati, ST., MT. menerangkan bahwa ada perbedaan bentuk berkas yang ditandatangani bersama. “Ketika di tingkat fakultas masih berupa MoA, setelah itu bisa ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk kerjasama kedua perguruan tinggi. Jadi ada tiga berkas penting selain MoU dan MoA, yaitu Implementation Arrangement (IA) terkait bagaimana implementasi kerjasama,” paparnya.

Saat ditemui di akhir kegiatan, Dekan FEB Untag Surabaya - Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA berharap impelementasi kerjasama tersebut dapat menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Concern kami memang di bidang publikasi joint research. Selain itu ada pertukaran dosen dan untuk mahasiswa bisa berupa pengabdian masyarakat,” terangnya. Dalam waktu dekat, sebut Slamet, kedua perguruan tinggi akan menggelar seminar penelitian bersama. “Harapannya bisa diimplementasikan pada semester genap mendatang. Output-nya publikasi joint research,” tutupnya.



PDF WORD PPT TXT