logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Fakultas Teknik Untag Surabaya Persiapkan Akreditasi Mandiri

Tatanan pendidikan tinggi di Indonesia mengalami berbagai perubahan, salah satunya lembaga akreditasi program studi. Per Maret 2021, program studi bidang ekonomi, teknik dan pendidikan dapat mengajukan akreditasi melalui Lembaga Akreditasi Mandiri. Menyambut hal tersebut, Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Bimbingan Teknis Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM-Teknik) pada Selasa, (25/1). Kegiatan digelar secara hybrid dengan luring terbatas di Ruang Q205 Gedung Graha Prof. H. Roeslan Abdulgani. Peserta merupakan ketua program studi, pejabat struktural dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik Untag Surabaya.

Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA, CPA. yang hadir membuka kegiatan mengajak para peserta untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. “Zaman sudah berubah, kita harus bergerak maju. Prodi di Fakultas Teknik sudah 50% terakreditasi A, jadi kita harus menjamin proses dan mutu,” katanya. Dengan perubahan tersebut, Prof. Nugroho pun berharap para peserta untuk terus berbenah. “Bapak dan ibu harus mau berubah karena (LAM-Teknik) ini lebih detail.” tegasnya.

Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya - Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., IPM yang turut hadir dalam kegiatan menuturkan bahwa hadirnya LAM-Teknik menjadi tantangan tersendiri dan membentuk optimisme bagi pihaknya. “Kita semakin tertantang untuk menyesuaikan dengan kebijakan terbaru. Secara optimis kita sudah mencapai target 50% akreditasi A,” ujarnya. Sajiyo menyebutkan bahwa sinergi dan kolaborasi perlu dilakukan dalam persiapan akreditasi. “Langkah berikutnya untuk menyiapkan akreditasi versi baru ini. Karena merupakan kerja bersama seluruh sivitas akademika Fakultas Teknik, maka kita perlu bersinergi dan berkolaborasi untuk tercapainya akreditasi Unggul,” lanjutnya.

Kepala Badan Penjaminan Mutu Untag Surabaya - Dr. Achmad Maqsudi, M.Si., Ak., CA yang didapuk sebagai narasumber memaparkan materi ‘Kebijakan terkait Penerapan Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik’. Menurutnya, akreditasi merupakan hal penting senada dengan Pasal No. 12 Tahun 2012. “Prodi yang tidak terakreditasi maka gelar akademik tidak sah, sehingga saat akan mengadakan wisuda akreditasi harus masih berlaku,” paparnya. Dia menerangkan proses akreditasi melalui LAM-Teknik yang terdiri atas tiga periode pengajuan melalui website SAKTI yaitu 1 Januari, 1 Mei dan September. “Yang terpenting adalah melengkapi berkas laporan evaluasi diri dan kinerja prodi. Untuk menjadi unggul maka harus memenuhi kriteria yang ada,” terang Maqsudi.

Pada kesempatan yang sama, materi ‘Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk Akreditasi Program Studi LAM-Teknik’ dipaparkan oleh Dewan Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek RI - Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri, MS., IPU. “Sehat, bermutu dan bereputasi adalah prinsip penting untuk akreditasi,” sebutnya. Mantan Rektor Universitas Brawijaya ini menegaskan bahwa komitmen bersama menjadi penting. “Manajemen mutu harus berbasis proses untuk tercapainya kepuasan layanan. Jika proses mutu diterapkan secara kontinyu, maka akan jadi budaya mutu. Kalau standar sudah bagus maka akan jadi budaya,” tutupnya. (um/rz)



PDF WORD PPT TXT