logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Fakultas Psikologi Untag Surabaya Gelar Workshop Metode Kuantitatif

Dalam rangka terus berkomitmen melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan workshop penulisan penelitian kuantitatif bagi seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi Untag Surabaya. Mengangkat tema ‘Metode Kuantitatif dan Penulisan Karya Ilmiah’, workshop dengan fokus penelitian eksperimen ini dipaparkan langsung oleh Pakar Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) - Dr. Hetty Rachmawati, S.Psi., M.Psi. pada Sabtu, (25/4).

Bertempat di Gedung Graha Prof H Roeslan Abdulgani Untag Surabaya acara dilaksanakan secara hybrid, dengan dihadiri 25 perserta luring dan selebihnya melalui sambungan daring. Dipimpin langsung oleh Gugus Penjamin Mutu (GPM) Fakultas Psikologi – Suhadianto, S.Psi., M. Psi. acara workshop ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang membahas tentang metode penelitian kualitatif, (10/4).

Pada awal pemaparan dijelaskan tentang bagaimana konsep ilmu pengetahuan yang ada dapat memberi solusi atas kebutuhan masyarakat. “Ilmu yang sistematis mampu menjawab dan memprediksikan. Sehingga konsep yang dipelajari dalam ilmu pengetahuan bisa memberikan solusi atas kebutuhan yang ada,” jelas Hetty. Ia juga menjelaskan pada penelitian eksperimen, peneliti hendaknya mampu membedakan penelitian korelasional dengan penelitian eksperimen. “Jika berbicara penelitian eksperimen, harus melewati tapal batas sudah terdeskripsikan dengan baik konsep serta hubungan klausalnya,” jelasnya. Hetty juga menerangkan penelitian eksperimen harus mengkaji penelitian sebelumnya yang nantinya menjadi dasar treatment dalam penelitian eksperimen. “Pemilihan penelitian eksperimen perlu dibarengi dengan komitmen, secara konseptual harus melakukan teori yang ada dalam konsep korelasi. Sehingga peneliti dalam konsep korelasi ini akan naik derajatnya karena ada peneliti lain yang memperoleh pembuktian empiris atas hasil korelasi ini dikembangkan menjadi metode yang lebih advance yaitu dengan metode eksperimen,” tuturnya. Workshop yang terbagi dalam tiga sesi ini juga membahas tentang bagaimana cara menjamin kualitas dari penelitian eksperiman.

Proses diskusi yang diadakan setelah pemaparan materi berlangsung secara interaktif. Dalam sesi tersebut, narasumber juga mencontohkan bagaimana menuliskan metodologi dengan mengamati, meniru dan memodifikasi metodologi penelitian dari artikel jurnal penelitian yang sudah ada. Suhadianto berharap rangkaian workshop metode penelitian ini mampu meningkatkan skill bagi mahasiswa utamanya mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir sehingga memiliki pemahaman yang utuh. (am/rz/kr)



PDF WORD PPT TXT