logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

Bahas Public Speaking, CTalks Hadirkan Jurnalis Berpengalaman

Penelitian menunjukkan bahwa berbicara di depan publik menjadi hal menakutkan nomor dua dalam konteks hubungan sosial. Artinya, rasa gerogi saat berbicara di hadapan banyak orang merupakan hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana untuk meregulasi diri agar bisa memperbaiki kemampuan berbicara. Demikian yang disampaikan oleh Maya Rachmawaty, M.Sc. dalam CTalks bertema ‘Public Speaking Skills for the Future’. Webinar yang digelar pada Sabtu, (29/5) ini merupakan rangkaian mata kuliah MICE (Meeting, Insentive, Conference and Event) pada Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Maya yang telah berpengalaman sebagai jurnalis lebih dari 10 tahun menjelaskan, “Kemampuan untuk berbicara jelas itu dipertimbangkan saat mencari pekerjaan. Kalau punya daya kritis kuat maka akan terpilih.” Menurut Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya ini semakin tinggi posisi dalam dunia profesional, maka kemampuan komunikasi semakin dibutuhkan. “Termasuk juga untuk membuat suatu perubahan, kita harus bisa berbicara di depan public agar bisa mempengaruhi orang lain,” katanya. Percaya diri, teknik vokal, ekspresi dan gestur, komunikatif; sebut Maya merupakan aspek penting yang harus dikuasai dalam melakukan public speaking.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya - AAI Prihandari Satvikadewi, M.Med.Kom. yang turut hadir dalam CTalks setuju bahwa kemampuan komuniksi menjadi penting untuk dimiliki demi eksistensi di dunia bisnis, baik maya maupun nyata. “Kita seolah hidup di 2 dunia baik secara daring maupun luring. Kemampuan berbicara dibutuhkan baik di depan media virtual maupun di depan publik,” papar dosen yang akrab disapa Vika ini. Tak hanya kemampun berbicara yang baik, menurutnya dalam berkomunikasi penting untuk mendengarkan. “Tidak hanya hear tapi juga listen. Semoga kegiatan hari ini peserta bisa mendapatkan banyak sekali manfaat. Karena kemampuan berbicara tidak hanya satu kali belajar. Butuh jam terbang dan koreksi,” tutup Vika.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pelaksana CTalks - Muchlas Ryan Wahyu Ramadhan. “Kami berharap adanya webinar ini dapat membantu meningkatkan keahlian public speaking para peserta dan dapat berguna untuk ke depannya apabila teman-teman bekerja sebagai public speaker,” harapnya. Mukhlas mengaku bersyukur karena CTalks tak hanya mendapat animo peserta, namun juga partner kerjasama, “Kami disponsori oleh Doremielidi. Selain itu menggandeng media partner seperti BOX Radio, Kotag TV Dimensi, Event Pelajar, Event Surabaya, Event Campus dan Event Mahasiswa.” (um)



PDF WORD PPT TXT