logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Akan Lakukan Pendampingan dan Pendidikan Kewirausahaan, Untag Surabaya Gandeng PERSIKINDO

Maraknya potensi pembentukan dan pengembangan jiwa kewirausahaan saat ini kerap dilakukan oleh setiap Perguruan Tinggi. Tak terkecuali Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang kembali menambah jalinan kerjasama dengan Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (PERSIKINDO) Jawa Timur, (24/1).

Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM ., CMA., CPA. melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua PERSIKINDO Jatim – Nana Rusdiana sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya – Aris Heri Andriawan, S.T., M.T.. Kerjasama ini membahas mengenai pendampingan, pendidikan, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta permodalan dan pemasaran sampai go internasional.

Prof. Nugroho secara hangat menyambut DPP Persikindo Jatim. “Saya senang dengan adanya kerjasama ini, bisa kita implementasikan juga dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sehingga mahasiswa terlibat dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Lebih lanjut lagi Prof. Nugroho meminta semua untuk berproses dan gotong royong agar kerjasama ini terealisasi. “Kami tidak mau hanya signing saja, harus ada activitynya”.  Merespon sambutan Prof. Nugroho, Nana berharap dengan adanya visi, misi, dan program yang sejalan kiranya lebih cepat mendapatkan hasil yang diinginkan.

PERSIKINDO akan melanjutkan program yang dimiliki Untag Surabaya yakni program KKN, melakukan pelatihan dan pendidikan untuk bidang SDM nya, dan infrastruktur dari desa-desa binaan. Pekan depan akan kunjungan ke tiga desa binaan (Blitar, Ponorogo, dan Jombang) untuk melihat kondisi lapangan agar segera dapat ditindak lanjuti sesuai kebutuhan masyarakat. Dan pada 23-25 Februari 2022 akan ada pelatihan dan pameran PERSIKINDO di Jakarta, rencananya membawa  berbagai produk dari Jawa Timur khususnya yang masih authentic, dan dari Untag Surabaya adalah Kopi Kelengkeng (Koleng). “Berikutnya akan ada pameran setiap satu bulan sekali, dimana nanti di produk di Jawa Timur akan kita gilir dari masing-masing DPC,” ujar Nana.

Ditemui di akhir kegiatan, Kepala Badan Kerjasama – Dr. Tri Pramesti, M.S.mengungkapkan Untag Surabaya memiliki banyak mitra UMKM namun terkendala dalam hal pemasaran, dan PERSIKINDO mempunyai kemampuan untuk memasarkan sampai Timur Tengah. Hal itu disetujui oleh Aris, pasalnya kedua belah pihak memiliki basic yang berbeda. “Kita di akademisi yang lebih dekat dengan masyarakat artinya kita selalu melakukan kegiatan untuk masyarakat,” ujarnya.

PERSIKINDO memiliki kelebihan dalam link modal dan pemasaran, sehingga menurutnya jika kolaborasi ini dilakukan akan menjadi kolaborasi yang lengkap. “Karena kita punya mitra yang selama ini kita dampingi, kita berikan penguatan di sisi manajemen, keuangan, IT. Tetapi kita lemah di bidang pemasaran, dan mereka punya itu,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Eda Ratnasari dan Evi Sari – Bendahara dan Sekretaris PERSIKINDO menambahkan seperti yang sudah disampaikan Rektor. “MoU ini harus berkelanjutan, sehingga yang sudah jadi binaannya Untag ini bisa kita pasarkan keluar. Masyarakat bisa merasakan sendiri hasil dari kerjasama ini dan menjadi ekonomi yang bekelanjutan,” terangnya. (oy/rz)



PDF WORD PPT TXT