Perkembangan arus globalisasi yang sangat pesat terutama arus informasi dan kemajuan teknologi, merupakan tuntutan bagi perguruan tinggi untuk selalu menyesuaikan dengan paradigma tersebut. Akademisi juga dituntut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan melakukan pemikiran yang sifatnya ilmiah untuk knowledge bulding sesuai dengan disiplin ilmunya. Adanya kesempatan bagi masing-masing tenaga akademisi untuk mendiskripsikan dirinya dalam hal pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi baik pendidikan (pengajaran), penelitian dan pengabdian masyarakat terutama ketika akademisi tersebut mengikuti program sertifikasi. Fenomena tersebut diatas menyebabkan tenaga akademisi dituntut untuk mengikuti program studi Strata Tiga (S3) Program Doktor dalam bidang ilmu administrasi
V I S I
Menjadi program studi yang memiliki daya saing tinggi, berwawasan multikultural, dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan public administration secara universal dalam rentang waktu tahun 2004-2014
M I S I
- Menyelenggarakan dan mengembangkan public administration secara academic learning melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan berkelanjutan (quality and sustainability).
- Menyelenggarakan dan mengembangkan public administration yang berorientasi pada aspirasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan (development).
- Menyelenggarakan dan mengembangkan public administration yang kompetitif dan adaptif terhadap arus perubahan (social changed) yang terjadi secara multidimensional.
T U J U A N
- Terwujudnya penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkualitas sebagai center of exelence yang mampu berfikir secara higher order thinking.
- Terwujudnya penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan atas dasar academic research.
- Terwujudnya penyelenggaraan dan pengembangan public administration yang berorientasi pada aspirasi masyarakat dalam bentuk public inovation.
- Terwujudnya penyelenggaraan dan pengembangan public administration yang berorientasi pada partisipasi masyarakat dalam bentuk public need.
- Terwujudnya penyelenggaraan dan pengembangan public administration yang kompetitif pada masyarakat sebagai the administration of social changed yang menjadi ecological base.
KURIKULUM
|
Mata Kuliah Tak Sebidang |
SKS |
|
Teori Administrasi |
3 |
|
Teori dan Isu Pembangunan |
3 |
|
Perencanaan Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Program |
3 |
|
Analisa Kebijakan Publik |
3 |
|
Semester I |
|
|
Filsafat Ilmu & Logika Sains |
2 |
|
Metodologi Penelitian |
2 |
|
Administrative Behavior Advanced |
2 |
|
Seminar Pembangunan & Public Affair |
2 |
|
Semester II |
|
|
Seminar Local Government (OTODA) |
2 |
|
Seminar Kebijakan Publik & Reformasi Administrasi |
2 |
|
Seminar Mnajemen Publik |
2 |
|
Seminar Public Finance |
2 |
|
Kualifikasi |
0 |
|
Mata Kuliah Penunjang Disertasi |
4 |
|
Seminar Proposal Disertasi |
0 |
|
Semester III-IV |
|
|
Disertasi |
28 |
SILABI MATA KULIAH
FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA SAINS
Deskripsi
Mata kuliah ini dirancang untuk mahasiswa Program Doktor, menyajikan bahasan dan lingkup (Field of scope) filsafat ilmu pengetahuan sebagai cabang ilmu filsafat dengan unsur-unsurnya ontologi, epistemologi, dan eksiologi; arti dan fungsi filsafat ilmu sebagai dasar dan arah pengembangan ilmu yang cabang-cabangnya harus saling menyapa; serta kaidah-kaidah normatif yang merupakan pedoman bagi seorang ilmuwan dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu, menyajikan bahasan tentang proses pengembangan ilmu, beberapa model pengembangan ilmu, logika berfikir ilmiah, prinsip pembuktian ilmiah, proses penemuan kebenaran dan berbagai pemikiran analisis dan sintesis. Didiskusikan secara khusus silogisme deduktif dan silogisme induktif, konsep hubungan sebab akibat dan juga berbagai bentuk operasional kegiatan.
Sasaran Mata Kuliah
- Setelah menyelesaikan mata kuliah ini diharapakan mahasiswa memehami sifat dan hakikat ilmu pengetahuan serta kedudukannya dalam cakrawala pengetahuan manusia sebagai bekal untuk memperluas visi (wawasan ilmiah) dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu secara kritis-reflektif dan bertanggung jawab.
- Menerapkan sifat dan hakikat ilmu sebagai kerangka dasar pengembangan disertasi.
- Memahami proses berfikir logis berdasarkan konsep ilmiah, dan dapat mengetrapkan dalam landasan berfikir ilmiah yang digunakan untuk pengembangan keilmuwan.
- Dapat menerapkan proses berfikir ilmiah dalam pengembangan disertasinya.
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan
1. Tiang-tiang penyangga ilmu
a. ontologi;
b. epistemologi;
c. aksiologi;
d. strategi pengembangan ilmu
2. Kelahiran serta pengembangan ilmu semenjak
a. jaman Yunani kuno;
b. abad tengah, melalui Renaisance dan Aufklaerung menuju jaman modern dan jaman/masa kontenporer dengan implikasinya di berbagai bidang kehidupan.
3. Ilmu sebagai proses, metode dan produk.
4. Pemikiran pengembangan ilmu.
5. Ruang lingkup bahasan
a. pemahaman tentang konsep logika sains;
b. pengertian dan pengembangan ilmu.
6. Pengembangan ilmu
a. berbagai pendekatan dalam pengembanganilmu;
b. berbagai dimensi dalam ilmu.
7. Pendekatan dalam pengembangan ilmu
a. silogisme deduktif dan silogisme induktif;
b. pengembangan operasional silogisme deduktif dan silogisme induktif.
8. Operasionalisasi proses ilmiah
a. pendekatan kualitatif dan pendekata kuantitatif;
9. Peran teori dalam kegiatan ilmiah
a. peran teori dalam pendekatan kualitatif;
b. peran teori dalam pendekatan kuantitatif.
10. Bias dalam kegiatan ilmiah
a. berbagai bentuk bias dan kesalahan dari kegiatan ilmiah dan penelitian.
11. Kualitas kegiatan ilmiah
a. pemahaman konsep validitas, realibilitas, ketetapan, dan keakuratan;
b. berbagai konsep validitas.
12. Pendekatan eksperimen dan non eksperimen
a. berbagai konsep pendekatan eksperimentasi dan bentuk operasionalnya;
b. berbagai konsep pendekatan non eksperimentasi dan bentuk operasionalnya.
13. Kaidah hubungan sebab-akibat
a. konsep hubungan sebab-akibat;
b. syarat hubungan sebab-akibat;
c. pembuktian hubungan sebab-akibat;
14. Pengembangan instrumen
a. pengertian instrumen pada berbagai kegiatan ilmiah
b. kaidah pengembangan instrumen;
c. syarat kualitas instrumen kegiatan penelitian.
15. Analisis dan sintesis
a. berbagai konsep analisis dan sintesis dalam kegiatan ilmiah;
b. kaidah pengembangan instrumen;
c. syarat kualitas instrumen kegiatan penelitian.
16. Seminar dan kapita selekta.
Acuan Pustaka
- Bahm Aj, 1980. What is Science, World Book. New Mexico: Albuguerge.
- Boyd R, et al., 1993. The Philosophy of Science. The MIT Press.
- Kuhn TS, 1970. The Structure of Scientific Revolutions. Chicago:Chicago Univercity Press.
- Tim Redaksi Driyarkara (ed), 1993. Jelajah Hakikat Pemikiran Timur. Jakarta: Gramedia.
- Lain-lain (pada lampiran garis besar kuliah).
METODOLOGI PENELITIAN
Deskripsi Matakuliah
Dalam matakuliah ini dibahas secara mendetail mengenai kaidah-kaidah riset ilmiah, kaitan antara riset ilmiah dengan pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk landasan filosofis suatu riset ilmiah.
Tujuan Matakuliah
Matakuliah ini bertujuan meningkatkan kemampuan konseptual dan metodologi para calon doktor dalam mempersiapkan dan melaksanakan penelitian ilmiah guna penyusunan disertasi.
Pokok Bahasan
- Proses riset ilmiah dan landasan epistemologis.
- Berbagai paradigma dalam riset ilmiah.
- Teori - Proposisi - Hipotesis.
- Perbedaan dan landasan riset ilmiah dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif.
- Theoritical Building Vs Theoritical Testing Riset.
- Peranan Statistika dalam riset ilmiah.
- Teknik penulisan karya ilmiah.
Acuan Pustaka
- Fred. Kerlinger, “Principles of Behavior Research”, Third Edition, N.Y. Press, 1998.
- Conrad Barenson & Raymond R. Colton, “Research and Report Writing for Business & Economics”, Random House NY, 1970.
- R. Day, “How to Write and Publish a Scientific Paper” (3rd Ed.) Philadelphia, ISI Press.
- Barbara Sommer & Robert Sommer “A Practical Guide Behavioral Research: Tool and Techniques” 3rd Ed. Oxford Univ. Press, 1991.
- Matthew B. Milles & Michael Huberman, “Qualtative Data Analysis”, 2rd Ed. SAGE Publication, 1994.
- Klen Baum & Kupper, “Applied Regression Analysis and Other Multivariables Methods”, Prentice Hall, 1996.
- Joseph F Hair et. aL. “Multivariate Data Analysis”, Mac Millan, Publishing Co., 1999.
- Lexy J. Moloeng, “Metodologi Penelitian Kualitatif”, Penerbit PT. Remaja Rasda Karya Bandung, 2000.
- Noeng Muhadjir, “Metodologi Penelitian Kualitatif”, Edisi IV, Penerbit Rake Saresin, 2000.
SEMINAR LOKAL GOVERNMENT/OTODA
Tujuan Matakuliah
Setelah mengikuti secara aktif seluruh proses pembelajaran dalam seminar otonomi daerah, para mahasiswa diharapkan mampu :
a. Mengidentifikasi dan merumuskan sejumlah masalah penelitian dari setiap aspek kajian otonomi daerah.
b. Melakukan pemetaan permasalahan dan teori tentang otonomi daerah.
Pokok Bahasan
1. Jenis, pembentukan, pemekaran, penggabungan dan penghapusan Daerah otonomi.
2. Pembagian kekuasaan antara Pusat dan Daerah Otonomi :
a. Bentuk dan jenis kewenangan yang diserahkan kepada Daerah Otonomi;
b. Kelembagaan dan Personil
3. Keuangan Daerah
4. Demokralisasi Pementahan Lokal;
a. Legislatif dan Eksekutif
b. Akontabilitas Legislatif dan Eksekutif
c. Peran serta unsur-unsur masyarakat dan warga daerah dalam mengatur dan mengurus kepentingan daerah.
5. Pemilihan jabatan Administrasi dari jabatan politik
6. Hubungan antar Daerah Otonomi, dan antara Daerah Otonomi dengan Pusat.
7. Pengawasan oleh Pusat terhadap Daerah Otonomi
Tugas Mahasiswa
a. Mencari dan membaca disertasi tentang Otonomi Daerah (Salah satu aspek Otonomi Daerah).
b. Melaporkan hasil bacaan secara tertulis dan lisan kepada kelas.
c. Mengikuti dan menanggapi tema yang diperbincangkan dalam kelas.
Tugas Dosen
a. Menyampaikan Otonomi Daerah peta kajian baik dari segi aspek yang dikaji maupun dari segi perspektif terdidik.
b. Memberi motivasi dan arah kepada mahasiswa untuk mencari dan membaca disertasi dan hanya ilmiah hanya Otonomi Daerah.
c. Melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran, termasuk diskusi.
d. Merespon pertanyaan dan tanggapan mahasiswa.
Acuan Pustaka
- A. Khusyairi, 1999, Local Government in Australia, hasil penelitian
- Jaensch, D., 1985 an Introduction to Australia Politics, Longman Cheslure Melbourne
- Frur, H., 1962, Local Government, New York: Harper & Row Publisher
- Frur, H., 1989, The Major Government of Modern Europe, London: Harper & Row Publisher
SEMINAR PEMBANGUNAN DAN PUBLIC AFFAIRS
Deskripsi
Seminar pembangunan dan public affairs dirancang untuk membahas sifat pembangunan yang multidimensional, memahami paradigma pembangunan yang berdimensi diakronis dan taxonomis, serta beberapa isu dalam public affairs.
Sasaran Matakuliah
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami tentang konsep pembangunan dan paradigma pembangunan, serta memahami persoalan-persoalan pembangunan secara global maupun domestic, baik pada tataran konsepsional maupun tataran empiris dan mampu secara kritis dan aplikatif melihat persoalan tersebut di lingkungannya.
Pokok Bahasan
1. Konsep pembangunan dan paradigma pembangunan:
a. Interpretasi pembangunan sebagai fenomena sosial dan planed societal change.
b. Konsep pembangunan.
c. Paradigma pembangunan secara diakronis dan secara taxonomis.
2. Pembangunan dan Public Affairs
a. Liberaisasi dan globalisasi pembangunan.
b. Global inequality.
c. Regionalisasi pembangunan.
d. Pembangunan kota dan desa, serta permasalahan kemiskinan.
e. Pembangunan yang berdimensi kerakyatan.
f. NGO.
g. Eco development.
3. Seminar issue-issue aktual tentang public affairs
a. Good and clean governance.
b. Desentralisasi.
c. Dan lain-lain.
Acuan Pustaka
- Moeljarto Tjokrowinoto, 1998, Macro-Optimism and MicroSceptism of Indonesian Poverty Alleviation Politics, Ilcaa Tokyo University of Foreign Studies
- Olle Tornquist, 1999, Politics and Development, a Critical Intruduction, SAGE Publications, London
- Philip MC Michael, 2000, Development and Social Change, a Global Perspective, Pine Forge Press, Thousand Oaks, California
- York W. Bradshaw and Michael Wallace, 2000. Global Inequalities, Pine Forge Press Thousand Oaks, California
- Ginanjar Kartasasmita, 1996, Pembangunan Untuk Rakyat memadukan pertumbuhan dan pemerataan, Cides, Jakarta.
- Mansour Fakih, 1996, Masyarakat Sipil untuk Transformasi Sosial, Pergolakan Ideologi LSM Indonesia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
- Noer Fauzi, 1999, Petani dan Penguasa, Dinamika Perjalanan Politik Agraria Indonesia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
SEMINAR PUBLIC FINANCE
Deskripsi
Dengan meningkatnya sumber-sumber keuangan negara, sistem pengelolaan keuangan publik yang baik menjadi jauh lebih penting dalam rangka menjamin mutu pengeluaran anggaran serta mengurangi risiko tindak korupsi. Dengan semakin besarnya jumlah sumber daya keuangan publik yang akan dibelanjakan pemerintah, tuntutan perencanaan, penganggaran, dan tata cara pelaksanaan anggaran juga akan semakin besar.
Modernisasi sistem, proses, dan institusi dalam siklus anggaran diperlukan agar peningkatan pengeluaran tersebut mencapai sasaran prioritas program pembangunan pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Sasaran Matakuliah
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep tentang pengelolaan public finance, kerangka kerja perundangan mengenai
pengelolaan keuangan publik dalam meningkatkan transparansi.
Acuan Pustaka
- Bastable, Charles F., 2003, Public Finance, New York : MacMillan & Co.
- Rosen, Harvey S., 2005 Public Finance (Seventh Edition), New York, McGraw-Hill Company
- Siregar, Doli D. 2004. Manajemen Aset. Jakarta, PT. Gramedia Pustaka Utama
- Hillman, Alye L, 2003, Public Finance and Public Policy
- Gruber, Jonathan, 2004, Public Finance and Public Policy, Canbridge, Canbridge University Press
SEMINAR MANAJEMEN PUBLIK
Deskripsi
Terjadinya transformasi dalam sektor public dari bentuk administrasi publik yang kaku, hierarkis dan birokratik, berubah menjadi bentuk manajemen publik yang fleksibel dan berdasarkan pasar. Paradigma baru ini memberikan tantangan langsung terhadap prinsip-prinsip administrasi public
Sasaran Matakuliah
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami Peran dan posisi sector public di masyarakat; Memahami pentingnya pemerintah dan layanan public bagi kemajuan ekonomi dan kohesi-sosial
Acuan Pustaka
- Lynn, Laurence E., 2006 Public Management: old and new
- Jones, Lawrence R., Thompson, Fred, 1999, Public Management: institutional renewal for the twenty-first century
- Osborne, Stephen P, 2002, Public Management: Reforming Public Management
- Barzelay, Michael, 2001, The New Public Management, California, University of California Press
SEMINAR KEBIJAKAN PUBLIK DAN REFORMASI ADMINISTRASI
Deskripsi
Matakuliah ini diperuntukkan kepada mahasiswa program doctor yang berorientasi pada kebijakan public dan reformasi administrasi. Suatu kebijakan public sebelum diputuskan akan melalui proses yang cukup panjang sampai diimplementasikan, disamping itu bukan berarti dalam tingkatan birokrasi tidak dapat direformasi, oleh sebab itu perlunya suatu reformasi dalam public administration.
Sasaran Matakuliah
- Setelah mengikuti seminar ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menganalisis isu strategis dalam keijakan public dan reformasi administrasi serta mampu menjadikan sebagai alat untuk meneliti dan mengembangkan isu tersebut untuk mengatasi masalah kebijakan dan administrasi public sesuai dengan situasi kekinian dan kontekstualitas Indonesia.
- Setelah mengikuti kuliah seminar ini mahasiswa diharapkan mampu membedah dengan menggunakan pisau analisis, deskriptif prediktif dan perspektif isu-isu strategis dalam bidang kebijakan public dan reformasi administrasi dari rujukan dan referensi yang ada disesuaikan dengan situasi kekinian dan kontekstualitas Indonesia.
Pokok Bahasan
- Arti, ruang lingkup proses dan pendekatan dalam kebijakan public dan reformasi administrasi.
- Hubungan antara reformasi kebijakan dan reformasi administrasi.
- Peran politisi dan birokrat dalam reformasi kebijakan dan administrasi kebijakan reinventing government dan new public management sebagai upaya untuk melaksanakan reformasi administrasi.
- Reformasi administrasi di Negara-negara berkembang
Acuan Pustaka
- D.W. Brinkerhoff and B.I. Crosby, 2002, Managing Policy Reform, Bloomfield: Kumarian Press Inc.
- B.G. Peters and J. Pierre, 2001, Politicians, bureaucrats and administrative reform, London: Routledge ECPR
- G. Muntahaba, 1989, Reforming public administration for development
- G.E. Caiden, 1991, Administrative reform comes of age
- J.Q. Wilson, 1994, Deregulating the public service, Washington: The Brookings Institution
- B.G. Pieters, 2001, The Future of governing, Kansas: The University Press of Kansas
- Jurnal Internasional di bidang Public Policy and Administrative Reform.






























Merupakan program pendidikan dan pelatihan yang mengajarkan teori dan praktik langsung di dunia industri
Merupakan Program kerjasama Fakultas Hukum Untag Surabaya dengan DPC Assosiasi Advokat Indonesia Surabaya (AAI)
Memuat Info lowongan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan relasi... .