• KERJASAMA

      Kerjasama yang pernah dijalin dan karya kerjasama

    • HASIL KARYA

      Kumpulan karya mahasiswa & dosen menarik versi mass media

    • PRESTASI

      Capaian prestasi lembaga, mahasiswa, dosen dan karyawan

Workshop Kenali Kepribadian Lewat Grafologi

  • Published: Thursday, 19 December 2013 09:15
  • Written by Admin
  • Hits: 5280

80 Persen Tepat, Akurasi Lampaui Lie Detector

Mengenal kepribadian lewat tulisan jadi hal menarik. Inilah yang mendorong ratusan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dan beberapa kampus lainnya mengikuti workshop grafologi, di lantai 2 gedung Untag Surabaya, Selasa (11/12).

DALAM workshop yang pertama kali digelar Untag, peserta terlihat asyik memelajari ilmu pembacaan karakter kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Mereka sangat antusias, ketika mulai belajar membaca karakter pribadi masing-masing, dan beberapa teman di sekeliling mereka. “Seru dan menarik sekali ilmu grafologi ini,” tutur Yoga Putra, mahasiswa Psikologi semester akhir ini.

Kendati sempat kesusahan dalam memahami dan memaknai kecenderungan arti dari sebuah tulisan tangan seseorang, puluhan mahasiswa ini tetap semangat belajar. Mereka justru semakin penasaran.

Bahkan, mereka tampak serius ketika menggali makna tersirat tulisan tangan mereka, melalui alat pengukur sederhana berupa grafik tulisan. “Tulisan tangan saya ternyata termasuk bagian tengah. Artinya, saya masih mengutamakan ego, kepentingan pribadi, dan bertindak sesuai keinginan hati. Sepertinya benar sekali, terkadang saya memang merasa masih sangat egois sekali,” tukas Yoga.

Sementara itu, Dosen Psikologi Untag, Niken Titi Pratitis SPsi MSi yang juga menjadi pembicara mengungkapkan, ilmu grafologi kini menjadi sangat booming. “Hanya saja pemanfaatannya memang baru banyak diterapkan akhir-akhir ini oleh beberapa pihak atau instansi tertentu,” terang Niken.

Menurut Niken, grafologi adalah satu-satunya cara pembacaan kepribadian yang akurasinya cukup tinggi, yakni mencapai 80 persen. Karena itu, grafologi dapat digunakan sebagai strategi atau cara tes kejujuran seseorang.

“Seseorang berkata jujur atau tidak, bisa dites melalui tulisan tangan atau grafologinya lho,” ungkapnya.

Bahkan di hamper semua Negara besar dan maju, seperti Amerika Serikat misalnya, grafologi digunakan oleh kepolisian, sebagai alat tes kejujuran para tersangka atau narapidana. “Justru akurasi hasil tes kejujuran dengan menggunakan metode grafologi lebih tinggi, daripada sekadar menggunakan lie detector yang digunakan oleh kepolisian Indonesia,” kata Niken.

Sebagai salah satu ahli grafologi, Niken ingin sekali mengenalkan ilmu ini, tak hanya kepada mahasiswa-mahasiswa jurusan psikologi , tetapi juga masyarakat umum, terutama kepolisian. Ia berharap ilmu ini bisa diterapkan di kepolisian Indonesia juga. Sebab, manfaat ilmu grafologi ini sangatlah besar.

“Nah, kalau seandainya kepolisian ingin menyelidiki dan mengungkap kebenaran dari seseorang tersangka teroris atau korupsi misalnya, kepolisian Indonesia bisa menggunakan akurasi jawaban yang tepat. Kalau boleh, saya ingin sekali mengajukan pemanfaatan grafologi untuk kepolisian Indonesia,” jelas Niken.

Yang tak kalah menarik, terang Niken, grafologi juga bisa dijadikan sebagai alat terapi kepribadian. Seseorang yang memiliki kepribadian buruk, karena sering terbayang masa lalu yang kelam, dapat diubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kalau ternyata pribadinya tidak sehat, kita bisa menyarankan dia mengubah gaya tulisannya. Semakin lama, ketika dia sudah terbiasa dengan gaya tulisan yang baru dan lebih baik, akan mengubah kepribadiannya menjadi lebih positif,”  tukas Niken. (*/het)

Teks Foto : TAHU KEPRIBADIAN: Dosen Psikologi Untag Niken Titi Pratitis menengok tulisan mahasiswa usai sampaikan ilmu grafologi yang diworkshopkan di Untag, kemarin

 

Sumber : Radar Surabaya, hal. 5, 12 Desember 2012

Pendaftaran Mahasiswa Baru

  Fasilitas pembelian formulir pendaftaran mahasiswa baru online 

 Persyaratan & Biaya Pendidikan Program Doktor (S3)

 Persyaratan & Biaya Pendidikan Program Magister (S2)

 Persyaratan & Biaya Pendidikan Program Sarjana (S1)

University Partners