English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Pemkab Gresik Gandeng UNTAG Surabaya Kenalkan Wisata Baru


Senin, 11 Februari 2019 - 12:46:01 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 58 kali


Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya Semester Gasal tahun akademik 2018/2019 segera mencapai puncaknya. Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Potensi Lokal”, kegiatan KKN Reguler bertempat di 26 desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Diikuti sebanyak 998 mahasiswa, KKN regular dilaksanakan selama 12 hari.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, supervisi KKN kali ini bertempat di 3C (Cocoa Coffee Centre), salah satu tempat wisata baru di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. 3C sebagai sentra kopi dan coklat merupakan hasil kerjasama LPPM UNTAG Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan destinasi wisata baru. Pada kesempatan tersebut, setiap kelompok dari 26 desa lokasi KKN menampilkan produk hasil kegiatan. Beberapa produk dari divisi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang ditampilkan berupa  Alat Pengasap Tikus, Alat Pencacah Rumput, Minyak Plastik, dan Alat Penyiram Tanaman Otomatis. Adapun beberapa produk dari divisi Kewirausahaan adalah Rengginang Bandeng, Kerajinan Kain Perca, Cireng Ampas Tahu, Teh Daun Kopi, Kerupuk Tulang Ikan dan Es Krim Jagung.

Rektor UNTAG Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., dan bendahara YPTA-J. Subekti, SH., MH turut hadir dalam dalam supervisi KKN tersebut. Dalam sambutannya Rektor Untag mengatakan, “Kami sering mengunjungi lokasi KKN. Hampir semua masyarakat puas. Ketika saya mampir ke Gresik tahun kemarin, lurah sering mengatakan UNTAG berbeda dengan yang lain. Artinya walaupun desa itu sering ditempati KKN, tapi ternyata yang lebih mengena pada masyarakat adalah UNTAG Surabaya.” Nugroho mengajak seluruh jajarannya untuk meningkatkan kualitas dan menciptakan inovasi-inovasi baru mengingat UNTAG Surabaya sudah terakreditasi A. Dia berharap 3C (Cocoa Coffee Centre), di Kecamatan Dukun bisa sukses seperti Kampung Cokelat yang ada di Kota Blitar. (um/aep)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :


Page generated in 1550548104.69 seconds.
umraniye escort
bodrum escort
sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
porno porno
izmir escort
erotik film izle
paykasa bozdurma
huluhub.com