English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Pengalaman Duta Wisata Antarkan Yulian dapatkan Beasiswa OSC


Selasa, 06 November 2018 - 10:20:26 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 208 kali


Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya berpartisipasi dalam kompetisi beasiswa online atau Online Scholarship Competition (OSC) 2017. Melalui beasiswa ini UNTAG Surabaya memberikan beasiswa DPP penuh dan SPP 7 semester kepada 20 siswa terbaik. Salah satu penerima Beasiswa OSC tersebut adalah Yulian Amiftahkhul Ibra dari SMA Negeri 1 Randublatung, Blora, Jawa Tengah. Ia sangat bangga bisa menjadi salah satu dari 20 siswa yang terpilih. “Bagi saya beasiswa ini sangat penting karena bisa memenuhi impian masa kecil untuk berkuliah. Tentu saya ingin meringankan beban orang tua. Pentingnya lagi karena, bisa mendapatkan pengalaman dan teman baru,” tutur Yulian.

Pada awalnya Yulian mengikuti seleksi OSC hanya untuk mengukur kemampuan dirinya. Dewi Fortuna berpihak padanya, dia berhasil mendapatkan beasiswa tersebut. UNTAG Surabaya telah menjadi pilihan utamanya sejak awal dan membuatnya jatuh hati di antara pilihan lainnya. “Apalagi saat saya searching saya mendapatkan fakta bahwa  prodi Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya telah terakreditasi A, itu yang membuat saya semakin semangat,” kata Yulian saat diwawancarai di Kantor Humas UNTAG Surabaya pada Kamis, (1/11). Tidak hanya berkuliah, saat ini Yulian disibukkan dengan aktivitas organisasi. Dalam waktu dekat dia akan mengikuti Diklat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Kusuma dan Divisi BOX Radio.

Sebelum mengikuti seleksi OSC 2017, Yulian adalah pemenang kompetisi duta wisata di daerahnya. Di tahun yang sama dirinya menjadi Juara 2 dalam Kakang dan Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan. Pasalnya dia terlahir  dari keluarga yang berkecimpung di dunia seni mulai dari seni lukis, tari, bahkan hingga seni peran. Meskipun pada awalnya dia merasa minder karena dia merasa peserta lainnya memiliki postur yang tinggi dan proporsional. Hal ini tidak lantas membuat dirinya patah semangat. Dia tidak mau mengecewakan kedua orang tua dan  orang-orang yang mendukungnya.  Justru dari duta wisatalah dia belajar. Karena pembekalan public speaking berguna dalam FGD. “Satu ungkapan ibu yang akan selalu saya jadikan pedoman, ‘kepercayaan adalah senjata, jadi jangan pernah kecewakan orang!’ Itulah yang membuat saya pantang menyerah,” tukasnya. Ke depan Yulian ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 serta mewujudkan mimpinya untuk menjadi seniman, direktur kontes kecantikan, dan fashion designer. (um/aep)



Terkait


16 Komentar :


Isi Komentar :


umraniye escort
paykasa bozdurma
sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
porno porno
izmir escort
erotik film
mobilepornxtube mobile18porn mobilefuckporn mobilexxxsexporn